
Indonesia dalam Darurat Buku Bajakan!
Di era digital ini, generasi Milenial dan Gen Z berperan besar dalam membentuk gaya hidup masyarakat. Keduanya dikenal sebagai generasi yang menghargai orisinalitas dan hak

Di era digital ini, generasi Milenial dan Gen Z berperan besar dalam membentuk gaya hidup masyarakat. Keduanya dikenal sebagai generasi yang menghargai orisinalitas dan hak

Islamic Book Fair (IBF), pameran buku Islam terbesar di Indonesia, resmi dibuka 14 Agustus dan akan berlangsung hingga 18 Agustus 2024 di Hall B Jakarta

Dapur penerbitan buku anak adalah “tempat magis” ditemukannya imajinasi, permainan, nilai, dan pengetahuan yang bersatu dalam satu wadah menyenangkan. Di dalamnya ada kata-kata yang sederhana

Indonesia ranking kedua terakhir dari 62 negara untuk urusan literasi. Itu kabar dari tahun 2016, yang disampaikan World’s Most Literate Nations Ranked, di link ini.
Kelompok Agromedia berawal dari Penerbit Agromedia Pustaka pada 1 April 2001 yang fokus pada buku pertanian. Kini berkembang menjadi kelompok penerbit yang menghadirkan buku fiksi, non-fiksi, pelajaran, hingga buku anak, melalui berbagai lini: GagasMedia (novel & pop culture), Bukune (remaja), Mediakita (digital lifestyle), TransMedia Pustaka (pengembangan diri), Kawan Pustaka & Demedia (pembaca perempuan), C-Media, B-Media, dan TanggaPustaka (buku pelajaran), Cikal Aksara, RuangKata, dan Anak Kita (buku anak), QultumMedia (konten islami), serta GradienMediatama dan penerbit lainnya.
Di bidang distribusi, Agromedia hadir melalui KawahMedia (toko buku modern dan toko buku tradisional), RepublikFiksi (e-commerce), dan Republik Media Kreatif (RMK) untuk pemasaran e-book di Google Play dan platform digital.
AgroMedia – GagasMedia – TransMedia – QultumMedia – MediaKita – KawanPustaka– Gradien – Tangga – VisiMedia – Bukune – Demedia – CMedia – Anak Kita – AgroMedia Group – RuangKata – CikalAksara – PandaMedia – BukaBuku Festival