Hari Anak Nasional 2020: Ciptakan Suasana Belajar dan Bermain Gembira

hari anak nasional 2020

 

Kalender tahun ajaran baru 2020/2021, baru saja dimulai 13 Juli 2020. Pembelajaran lebih banyak dilakukan secara daring. Semua anak Indonesia, tak terkecuali usia PAUD/TK belum bisa kembali belajar secara normal di lingkungan sekolah. Kapan waktunya bisa bersekolah, belum bisa ditentukan secara pasti. Kabar pastinya bisa Bunda ikuti dan tunggu di berita resmi dari Kemendikbud.

Pilihan aktivitas belajar dan bermain di rumah menjadi pilihan. Sebab perlindungan dan kesehatan menjadi prioritas utama bagi anak-anak dalam masa new normal ini. Otomatis kegiatan bermain dan belajar pun lebih banyak dilakukan secara daring dari rumah, walaupun menyisakan banyak catatan.

Pembelajaran daring ini, sinyal koneksi internet dan ketiadaan gadget menjadi kendala bagi sebagian besar keluarga di Indonesia. Solusinya pemerintah melalui sekolah mesti memperhatikan dengan mendata siswa kurang mampu dan meminjamkan laptop atau gadget (gawai), termasuk memberikan paket data internet untuk memperlancar aktivitas online.

Cara lain, jika memungkinkan diterapkan di lingkup RT, dengan memberikan ruang khusus untuk siswa dari keluarga tidak mampu untuk belajar bersama secara luring. Jumlah anak dibatasi atau terjadwal, dengan tujuan menghindari kerumunan anak-anak selama belajar. Tentu dengan koordinasi dengan pihak pemerintah setempat, sekolah, dan atas persetujuan orang tua, dibawah protokol kesehatan.

Bagaimana kabar belajar dari daerah pedalaman yang tidak memungkinkan akses internet? Ini bisa menjadi inspirasi di desa atau daerah yang kesulitan sinyal internet seperti yang dilansir Kompas.com, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencanangkan program belajar mengajar melalui radio selama pandemi virus corona baru atau Covid-19. Saluran radio digunakan untuk alat pembelajaran bagi siswa.

Demikian beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan soal pembelajaran daring dari rumah dalam musim pandemi di tengah peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli ini. Namun tidak perlu risau Bunda dan anak-anak bersama keluarga tetap bisa aktif dan mandiri menjadwal kegiatan belajar secara offline.

Keseruan Ciptakan Suasana Belajar dan Bergembira di Rumah

Pasti Bunda sedih, ketika anak-anak mulai bertanya kapan kembali ke sekolah. Anak-anak sudah ada rasa kangen beraktivitas di sekolah, luar rumah. Dari pola belajar daring yang menjadi salah satu pilihan, masih banyak kegiatan luring (offline) yang bisa dilakukan anggota keluarga di rumah.

Masa pandemi tentu menuntut orang tua, guru, dan pendidik lebih kreatif mencari kegiatan seru selama masa karantina ini. Namun Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli ini, bisa menjadi pengingat kita semua agar kembali memerhatikan anak-anak, khusus soal kesehatan dan pendidikan. Anak-anak perlu tetap diupayakan bisa bermain, belajar, dan bergembira di tengah pembiasaan protokol kesehatan.

Bagaimana menciptakan suasana belajar dan bermain yang asyik, berikut inspirasi kegiatan di rumah yang bisa dilakukan bersama anak-anak. Cikal Aksara coba memberi rujukan aktivitas yang banyak mengalihkan aktivitas bermain gadget saat kegiatan luring. Aktivitas luring di bawah ini bisa Bunda coba untuk terapkan dengan tujuan anak-anak tetap bahagia dan gembira di rumah.

Dalam menciptakan suasana nyaman hendaknya Bunda banyak menyugesti anak sebelum mereka tertidur untuk menyampaikan pesan-pesan positif, seperti “mulai sekarang dan seterusnya adik rajin belajar ya”. Jika anak terlihat belum mengantuk, antar mereka dengan sebuah dongeng pengantar tidur.

Serunya Mendengarkan Dongeng

Suasana pikiran dan hati anak akan berbeda jika  dikenalkan dengan rutinitas mendengarkan dongeng dari orangtua. Sebab banyak hal yang bisa merangsang rasa penasaran, rasa ingin tahu, dan imajinasi anak tentang cerita-cerita dalam buku yang bisa dibacakan Bunda. Rasa ingin tahu bisa diawali dari judul yang hendak dibacakan.

Selain itu, Bunda juga secara halus mengenalkan literasi sejak anak usia dini. Melalui buku yang berisi dongeng, anak akan melihat bagaimana buku dipegang, membalik halaman, belajar tertarik pada gambar, teks, dan bahasa yang disuarakan oleh Bunda.

Lebih lengkap menurut situs web raisingchildren.net.au, beberapa hal penting terkait membacakan dan berbagi cerita dapat:

  • membantu anak mengenal suara, kata-kata dan bahasa, dan kembangkan keterampilan literasi dini
  • anak dapat belajar menghargai buku dan cerita
  • memicu imajinasi anak Anda dan merangsang rasa ingin tahu
  • membantu otak anak, keterampilan sosial, dan keterampilan komunikasi dapat berkembang
  • membantu anak Anda mempelajari perbedaan antara ‘nyata’ dan ‘imajinasi’
  • membantu anak Anda memahami perubahan dan peristiwa baru atau menakutkan, dan juga emosi kuat yang dapat menyertainya.

Sebagai referensi dongeng, Smart Big Book 365 Dongeng Pengantar Tidur (Versi Ebook) bisa Bunda undah melalui link ini.

Aktivitas Belajar Calistung (Baca, Tulis, Hitung) Lebih Seru

Selain pengenalan dongeng untuk memperkaya keterampilan berbahasa (literasi), aktivitas baca, tulis, dan hitung, bisa Bunda perkenalkan juga untuk anak pada usia PAUD atau TK.

Bunda bisa mengenalkan hal ini melalui tahapan-tahapan belajar sesuai perkembangan anak. Misalnya mulai mengenalkan konsep garis dan bentuk, melatih baca tulis huruf dengan mencocokkan gambar, mengenalkan angka 1—20 sambil mewarnai, hingga melatih anak untuk membaca kata dan cerita.

Susunan abjad dan kata telah diatur secara sistematis sehingga memudahkan anak. Dilengkapi pula dengan video belajar mengenal huruf dan angka untuk anak yang dapat dilihat secara online.

Semua tahapan pengenalan cara membaca, menulis, dan berhitung bisa Bunda jumpai dalam buku Smart Practice Book Belajar Membaca Menulis Huruf, Angka, & Kata. Buku ini bisa diperoleh secara online di toko buku online.

Buatlah suasana Hari Anak di rumah Bunda senyaman mungkin dengan lebih banyak memperhatikan, berinteraksi, serta kenalkan bacaan literatur anak yang sesuai dengan usianya.

Bagaimana menjaga anak-anak tetap gembira, sehat, dan terpantau pendidikannya menjadi pertanyaan yang perlu solusi dan kerja bersama pada masa pandemi ini. Nah, tepat di saat peringatan Hari Anak Nasional ini, Cikal Aksara menggenal Festival Online #UntukAnakIndonesia. Ada banyak event dan promo diskon buku, ebook gratis, launching buku, live education, hingga flashsale buku murah. Yuk, Ayah dan Bunda ikutan, jangan terlewat ya!

Post Author: adgroup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.