Kawan Pustaka

logo-kawanpustaka

DARI KAMI TENTANG KAMI UNTUK KAWAN KAMI 


Kawan,

Bukan suatu kebetulan jika kami menamai penerbit ini dengan nama KAWAN PUSTAKA —Kami menamainya dengan sangat sadar dan penuh pertimbangan. Juga bukan sekadar karena para pendiri penerbit ini adalah sekumpulan sahabat yang memunyai mimpi dan angan yang sama —Perihal ini kami anggap sebagai modal awal yang luar biasa bermanfaat dan bermakna. 

Kawan Pustaka kami pilih sebagai nama penerbit ini dengan keinginan agar kami selalu bisa menjadi kawan, teman, sahabat, rekan bagi buku dan pencinta buku di Indonesia. Kami ingin memperlakukan buku bukan melulu sebagai sebuah produk. Kami ingin memosisikan buku sebagai sahabat dalam mengarungi hidup. Kami juga ingin menjadi rekan bagi pencinta buku dalam melanggengkan keintiman dengan buku. Jadi, kami memilih nama ini karena kami ingin menjadi jawaban atas kehendak pasar atau pembaca buku di Indonesia untuk dapat menikmati buku-buku yang mampu menjawab persoalan yang ada. Jawaban itu kami transformasikan dalam bentuk buku-buku yang kami terbitkan. 

Kawan Pustaka lahir menjelang akhir 2001. Mulanya, Kawan Pustaka mencoba menerbitkan buku-buku kesehatan, otomotif, dan bahasa. Dianggap kurang ideal, tahun berikutnya Kawan Pustaka mulai menerbitkan buku keterampilan, pendidikan, dan pendukung pelajaran. Ini pun tetap masih dianggap kurang ideal. Maka, pada tahun berikutnya, Kawan Pustaka juga mulai menerbitkan buku agama, musik, teknik, dan masakan. Lagi-lagi, ini pun dianggap masih memiliki kekurangan. Karenanya, pada tahun berikutnya, Kawan Pustaka mencoba menerbitkan buku bisnis, pengembangan diri, dan psikologi remaja. Sampai saat ini Kawan Pustaka sudah menerbitkan 14 kategori, yaitu pelajaran, bahasa, agama Islam, psikologi, teknik, keterampilan, musik, masakan, fashion, gaya hidup, hukum, griya, manajemen, dan kesehatan.

Sebagai bentuk pengembangan usaha, sejak akhir 2008 Kawan Pustaka melahirkan imprint. Sudah ada tiga imprint yang dimunculkan. Pertama, Lingua Kata. Imprint ini berkantor di Surabaya, Jawa Timur. Kedua, Ruang Kata. Imprint ini berkantor di Bandung. Ketiga, Cmedia. Imprint ini berkantor di Jakarta, satu atap dengan Kawan Pustaka.

Sebagai konsekuensi atas dilahirkannya ketiga imprint itu, Kawan Pustaka pun harus membagi kategori bidang garapan. Tujuan dari pembagian ini adalah agar Kawan Pustaka dan imprint-imprintnya selalu bisa fokus pada kategori yang disasar. Dengan begitu, kualitas buku yang diterbitkan akan selalu terjaga, baik dari sisi isi maupun dari sisi bahasa. Maka, Kawan Pustaka hanya fokus pada buku-buku pendukung pelajaran SMP, masakan, dan teknik. Buku-buku pendukung pelajaran SMA dan keterampilan menjadi titik fokus Lingua Kata, buku-buku agama Islam dan bahasa menjadi titik fokus Ruang Kata, serta buku-buku pelajaran SD dan musik menjadi titik fokus Cmedia. Kategori lain tetap akan kami terbitkan juga, tetapi bukan sebagai garapan utama. 

Diintip dari sisi penulis yang diinginkan, Kawan Pustaka tetap berupaya sekuat mungkin untuk bisa menggandeng siapa saja yang berkompeten dalam bidangnya, syukur-syukur ahli nomor wahid. Kebijakan ini ditempuh agar Kawan Pustaka mampu memuaskan pembaca, baik saat membaca buku maupun setelahnya (service after sales). Sebisa mungkin Kawan Pustaka akan menjembatani pembaca dengan penulis. Semaksimal mungkin Kawan Pustaka berusaha memupus rasa ingin tahu atau kepenasaran pembaca dengan hal yang dibacanya dengan cara menghubungkannya dengan penulis. Seoptimal mungkin Kawan Pustaka berusaha mewadahi kepentingan pembaca dan penulis. Dengan begitu, pembaca akan mendapatkan jawaban yang memuaskan. Penulis pun akan memperoleh manfaat yang nyata.

Kawan, 

Kami telah menyusuri sebuah jalan dalam dunia buku di Indonesia. Kadang-kadang kami menemui rintangan, kelokan, tikungan, atau perempatan. Namun, kami tidak akan pernah lelah. Perjalanan masih panjang. Semangat tak kunjung padam. Masa depan masih terbentang. Sebisa mungkin kami akan terus berjalan, selangkah demi selangkah … 

Kawan,

Mari terus bergandeng tangan.