Wirausaha Perbukuan

Saat berkunjung ke toko buku, pasti Anda sering melihat rak yang bertuliskan “Best Seller”. Buku-buku yang terpajang di deretan tersebut tip best seller bigadalah buku yang paling populer dan paling laris. Tentu saja jika termasuk dalam kategori ini, keuntungan bukan hanya dari segi penulis, namun juga penerbitnya. Lalu bagaimana menerbitkan buku menjadi “Best Seller”?

Sebelumnya, Anda harus memperhatikan bauran pemasaran atau yang biasa dikenal dengan Marketing MixMarketing mix terdiri dari 4P yaitu, Product, Price, Promotion,dan Place. Dalam hal ini, product mewakili buku yang dijual, lalu pricing adalah harga yang ditentukan oleh penerbit, promotion adalah bagaimana agar buku terjual, danplace mewakili penyaluran atau pendistribusian buku ke berbagai toko buku. Berikut penjelasan lebih lanjutnya.

Product
Buku dan kemasan merupakan hal penting pertama yang harus diperhatikan. Tanpa adanya produk, tidak akan ada 3P lainnya. Dalam hal ini, produk mewakili isi, kemasan, dan pengarang buku yang akan dijual. Penerbit tentu yang lebih berperan penting dalam eksekusi buku yang berhubungan dengan kualitas isinya, sampul kemasan yang menarik, tema yang dipilih dan apakah si penulisnya sudah punya nama. Dari semua hal tersebut, tentu akan menunjang keberhasilan dari sebuah buku.

Price
Harga juga menjadi bagian penting dalam 4P. Karena harga bisa menentukan seberapa laris buku di pasaran. Namun tidak serta merta penerbit membuat harga murah dari setiap buku yang diterbitkan. Penerbit harus menentukan target marketnya terlebih dahulu. Jika penerbit membidik pasar konvensional (tradisional), tentu saja kebijakan harga menjadi poin utama. Karena pasar konvensional memiliki daya beli yang rendah, jika penerbit membuat harga yang tinggi, tentu tidak akan terjual maksimal. Lain halnya jika penerbit membidik pasar modern. Konsumen pasar modern akan berbicara tentang kualitas. Adapun kualitas yang dimaksud adalah kualitas isi, packaging atau kemasan, penulisnya, dan apakah si penulis memiliki komunitas.

Promotion
Setelah kualitas buku dan harganya, tentu saja promosi harus dilakukan agar target market mengetahui ada produk tersebut di pasaran. Untuk penerbit, rencana promosi harus dipikirkan dengan matang. Jadi penerbit tidak hanya menciptakan suatu produk dan harga saja, namun juga promosi dari produk tersebut. Misalnya penerbit mengeluarkan suatu buku, saat itu ia harus berpikir ke depan bagaimana caranya membuat kampanye promosi supaya produknya keluar. Promosi bisa dalam berbagai bentuk. Biasanya distributor akan negosiasi dengan toko buku, dan memastikan apakah tersedia tempat untuk promosi.

Place
Place adalah bagian terakhir dari 4P ini. Place di sini termasuk dalam lingkup distributor. Distributor memegang peranan penting dalam bauran pemasaran. Karena distributor akan menjamin bahwa pendistribusian buku dapat menyebar ke toko buku dengan merata. Dengan adanya distributor, bauran pemasaran menjadi lengkap dan buku yang diterbitkan akan sampai ke tangan target market yang sesuai. Mengutip pernyataan dari Bapak Hikmat Kurnia, “Buku yang baik adalah buku yang menemukan pembacanya.\”

Jadi untuk menerbitkan buku yang best seller, harus diperhatikan kualitas produk, kebijakan harga, rencana promosi yang baik, dan juga pendistribusian yang maksimal. Sudah siap buku terbitan Anda ada di deretan “Best Seller”?

dari: http://distributorbukukita.com/artikel-buku/wirausaha/601-tips-menerbitkan-buku-best-seller