<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>literasi buku Archives - Kelompok Agromedia</title>
	<atom:link href="https://agromediagroup.com/tag/literasi-buku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://agromediagroup.com/tag/literasi-buku/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Apr 2022 06:14:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Islam dan Literasi</title>
		<link>https://agromediagroup.com/islam-dan-literasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=islam-dan-literasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[adgroup]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2022 06:02:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Catatan HK]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[CatatanHK]]></category>
		<category><![CDATA[Islam dan Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[literasi buku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agromediagroup.com/?p=1469</guid>

					<description><![CDATA[<p>Manusia adalah pelaku sekaligus pembuat peradaban. Dan kualitas sebuah peradaban pun sangat tergantung dengan kualitas manusianya. Tanpa manusia-manusia unggul tidak mungkin lahir peradaban yang kuat, berkualitas, dan menghasilkan karya peradaban yang monumental. Sejarah telah membuktikan bahwa maju mundurnya sebuah peradaban sangat tergantung dari kualitas manusia pendukung peradaban tersebut. Dan itu adalah sebuah keniscayaan sejarah.&#160; Tengoklah&#160; [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://agromediagroup.com/islam-dan-literasi/">Islam dan Literasi</a> appeared first on <a href="https://agromediagroup.com">Kelompok Agromedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2022/04/Desain-tanpa-judul-5.png" alt="Hikmat Kurnia" class="wp-image-1472" width="171" height="114" srcset="https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2022/04/Desain-tanpa-judul-5.png 720w, https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2022/04/Desain-tanpa-judul-5-300x200.png 300w, https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2022/04/Desain-tanpa-judul-5-110x73.png 110w, https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2022/04/Desain-tanpa-judul-5-420x280.png 420w, https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2022/04/Desain-tanpa-judul-5-645x430.png 645w" sizes="(max-width: 171px) 100vw, 171px" /><figcaption><strong>Hikmat Kurnia</strong>, Pendiri Kelompok Agromedia</figcaption></figure>



<div style="height:54px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<p class="has-drop-cap">Manusia adalah pelaku sekaligus pembuat peradaban. Dan kualitas sebuah peradaban pun sangat tergantung dengan kualitas manusianya. Tanpa manusia-manusia unggul tidak mungkin lahir peradaban yang kuat, berkualitas, dan menghasilkan karya peradaban yang monumental. Sejarah telah membuktikan bahwa maju mundurnya sebuah peradaban sangat tergantung dari kualitas manusia pendukung peradaban tersebut. Dan itu adalah sebuah keniscayaan sejarah.&nbsp;</p>



<p class="has-medium-font-size"></p>



<p>Tengoklah&nbsp; sejarah bangsa-bangsa di dunia ini, mulai dari&nbsp; manusia purba, era Mesopotamia, Sungai Nil, Lembah Sungai Indus, Lembang Sungai Kuning, Yunani Kuno, Pegunungan Andeas, Mesoamerika, zaman kuno, zaman Romawi, Dinasti Asia Timur, era Kejayaan Islam, Eropa dan Abad Pertengahan, zaman sejarah modern, sampai era kontemporer sekarang ini. Semua era peradaban itu dikenal karena kehebatan manusia pendukungnya. Sejarah perabadan Islam pun telah memberi banyak pelajaran bahwa kekuatan sebuah peradaban sangat tergantung pada kualitas manusianya.</p>



<p></p>



<p>Saat Islam berjaya, manusia-manusia yang menjadi pendukungnya adalah jenis manusia unggul. Saat awal Islam berkembang, Muhammad SAW adalah penggerak sekaligus poros dari kejayaan peradaban Islam. Dan Sahabat-sahabat &nbsp; disekitar Rosul itu adalah jenis manusia yang tidak diragukan lagi kualitasnya, baik&nbsp; ahlak, perilaku, tingkat kesholehan, kepiawainnya berdagang, keahliannya berperang, keunggulannya dalam kepemimpinan, dan yang pasti ketauladannya dalam tingkah laku sehari-hari. Begitu juga dengan kepemimpinan Islam setelah era Rosululloh.</p>



<p></p>



<p>Dengan modal manusia-manusia unggul itu Islam berjaya sejak abad ke-7 sampai runtuhnya Kesultanan Utsmaniyah awal abad ke-20. Kekuasaan Islam membentang dari jazirah Arab sampai ke Eropa di belahan barat. Dari Jazirah Arab sampai Asia di belahan timur.&nbsp; Dari Jazirah Arab sampai ke Afrika di belahan selatan. Islam juga berjaya dan jejaknya terlihat sampai ke negara-negara&nbsp; Balkan di belahan utara.&nbsp; Kekuasaan Islam dimulai sejak Nabi Muhammad SAW memberikan tauladan dan&nbsp; mampu mendidik pengikutnya menjadi manusia-manusia berahlak mulia.</p>



<p></p>



<p>Bagaimana dengan kondisi umat Islam saat ini? Kata seorang cendikiawan:&nbsp; “Jika umat Islam diumpamakan&nbsp; sebagai sebuah bangunan, saat ini fondasinya telah terguncang; ornament dan dekorasinya sangat baik, tetapi dasarnya rapuh. Kita harus memperbaiki fondasi yang rapuh untuk menyelamatkan masa depan.” Ini sesuai dengan ucapan Rosululloh yang mengatakan kelak di akhir zaman, umat Islam itu banyak tetapi seperti buih di lautan.</p>



<p>Pertanyaanya adalah bagaimana menghasilkan manusia unggul itu, sehingga kita bisa menyelamatkan masa depan dan membuat&nbsp; Islam mampu berjaya kembali? Jawabanya terletak pada kemampuan kita melahirkan generasi yang unggul lewat tiga pilar, yaitu karakter, kompetensi, dan literasi.</p>



<p></p>



<p>Menurut saya, setiap manusia yang lahir ke dunia ini memiliki fitrah kehidupannya. Tugas orangtua bukan membentuk, tetapi mengembangkannya. Biarkan mereka berkembang sesuai fitrahnya, sebab mereka punya tugas kehidupannya sendiri. Membentuk mereka menurut kehendak orangtua sama saja mengabaikan fitrah kehadiran mereka di dunia ini. Berikanlah mereka ruang untuk berkembang. Tunjukanlah jalan untuk menemukan takdir kehidupannya. Ali bin Abi Thalib menasehati, &#8220;Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian.&#8221;</p>



<p></p>



<p>Berikanlah mereka tauladan tentang karakter. Tentang karakter moral yang berkaitan dengan keimanan, kesantunan, dan kejujuran. Juga jangan dilupakan tentang karakter kinerja, supaya mereka tangguh, rajin, tak mudah menyerah, ulet, dan pekerja keras. Modal karakter itu akan menjadi pondasi untuk tetap tangguh sangat menghadapi kesulitan hidup, dan sabar mewujudkan tujuan kehidupannya. Dan percayalah batas kesabaran itu adalah keberhasilan, sebab bulan saja butuh waktu untuk menjadi purnama.</p>



<p></p>



<p>Untuk masalah karakter ini Rasulullah telah mencontohkannya dengan baik. Secara moral, Muhammad SAW dikenal sebagai pribadi yang memiliki ahlak yang baik lewat empat kepribadiannya, yaitu As-Siddiq (selalu benar atau jujur), Al-Amanah (dapat dipercaya), Al-Tabligh (yang menyampaikan), dan Al-Fatanah (cerdas).</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><strong>BACA JUGA:</strong> <a href="https://agromediagroup.com/untuk-apa-buku-diterbitkan/">Buku Diterbitkan Untuk Apa?</a></p></blockquote>



<p>Dan untuk karakter kinerja, Rosulullah adalah pribadi yang rajin, ulet, tangguh, pekerja keras, dan tak mudah menyerah. Tengoklah kekerasan tekadnya saat berdakwah. Juga catatan kehidupannya sebagai pedagang. Dilahirkan sebagai Yatim, namun mampu bermetamorfosis sebagai menjadi pedagang yang hebat. Pedagang yang kaya raya. Saat menikah dengan Khadijah, maharnya 20 ekor unta betina. Jika satu unta itu dinggap setara dengan 30 juta per ekor, maka nilainya sama dengan 600 juta rupiah. Tak Banyak pemuda yang punya kemampuan ekonomi sekuat itu.</p>



<p></p>



<p>Namun karakter saja tak cukup. Hidup di dunia ini butuh keterampilan, dan itulah yang disebut kompetensi. Generasi muda berhak menentukan pilihan tentang apa pun yang akan dilakukannya, tentang profesinya,&nbsp; dan berikanlah dukungan sejauh membawa kebajikan. Sejauh mereka tetap berpegang pada ajaran Islam. Itulah mengapa sikap kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif menjadi penting sebagai kompetensi hidup. Dengan kompetensi itu, hidup mereka akan membawa kemanfaatan dan kemaslahatan. Untuk alam semesta, untuk kehidupannya di dunia dan akherat. Boleh saja mereka menjadi dokter, tetapi dokter yang Islami. Silahkan saja menjadi politisi, tetapi politisi yang islami. Silahkan menjadi pengusaha, wirausaha, atau pedagang, tetapi yang berkarakter Islam. Jadi, boleh menjadi apa pun sejauh Islam nafas dan jiwa kehidupannya.</p>



<p></p>



<p>Saat karakter dan kompetensi sudah dimiliki, apakah itu cukup? Ternyata tidak, sebab kehidupan sejatinya tidaklah statis. Kehidupan bergerak setiap waktu. Pandemi yang terjadi saat ini jadi contohnya. Virus covid-19 menjungkirbalikan banyak hal. Ilmu pengetahuan dan keterampilan hidup perlu di-upgrade. Itulah sebabnya kecerdasan literasi menjadi penting. Bukan melulu tentang baca tulis, tetapi juga paham tentang ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan literasi keuangan. Literasi ini akan melahirkan pribadi yang adaptif, inovatif, dan tangguh menyiasati kehidupan yang dinamis. Pribadi yang mampu membaca kata, tanda, dan memahami dunia.</p>



<p></p>



<p>Perhatikan firman Allah yang diturunkan pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW. Lewat perantaraan Malaikat Jibril, wahyu pertama adalah Al-Alaq (1-5): 1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Bacalah, dan Tuhammulah Yang Muhamulia. 4. Yang mengajar (manusia) dengan pena. 5. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.</p>



<p></p>



<p>Dalam sejarah peradaban Islam pun kita menemukan berbagai intelektual muslim yang kuat dari sisi literasi. Tengoklah saat Kekhalifahan Abbasiyah berjaya, banyak lahir cendikiawan muslim. Sebut saja pakar matematika Al-Khawarizmi, filsuf kenamaan Ibnu Rusyd dan Al-Ghazali, atau ahli kedokteran Ibnu Sina. Kekhalifahan ini mampu membangun peradaban hingga ke puncak kejayaan, karena kedisiplinannya pada ilmu pengetahuan. Dan perlu dicatat bahwa dasar dari ilmu pengetahuan adalah literasi. Tanpa kemampuan literasi yang baik, tak ada ilmu pengetahuan.</p>



<p></p>



<p>Kita semua tentu paham bahwa Para Bapak Pendiri Bangsa ini mampu keluar dari pola pikir sempit untuk hanya memikirkan dirinya sendiri. Haji Samanhudi, Tjokroaminoto, K.H. Ahmad Dahlan, K.H. Hasyim Asyari, Soekarno, Hatta, Syahril, Hamka, dan H. Agus Salim, adalah beberapa contoh dari pribadi-pribadi hebat, yang berani memperjuangkan nasib bangsanya.. Mereka sangat menyadari bahwa untuk mengubah bangsanya dari keterbelakangan, maka mereka harusnya menjadi pribadi-pribadi yang berkemajuan.</p>



<p></p>



<p>Mereka telah menempa dirinya dengan sungguh-sungguh lewat pendidikan, aktivitas kebangsaanya, dan terutama kemampuan literasi yang unggul. Dan penempaan diri itu bisa jadi lewat jalan yang berliku dan tidak mudah. Jalan yang kadang-kadang justru membuat mereka diasingkan, dibuang, bahkan dipenjara. Namun, saat dipenjara dan jauh dari keluarga, mereka tetap selalu dekat dengan buku. Bagi mereka buku adalah teman setia, dan tak ada hari tanpa aktivitas membaca dan menulis. Itulah sebabnya, sekarang ini kita mengenal pikiran, gagasan, dan pengalaman mereka saat membangun Republik ini. Para pendiri Bangsa ini sadar&nbsp; bahwa&nbsp; satu-satunya jalan untuk membebaskan keterbelakangan bangsanya adalah lahirnya kaum intektual yang tidak hanya pandai tetapi peduli pada bangsanya. Kaum intektual yang berpihak pada kemajuan bangsanya.</p>



<p></p>



<p>Mungkin benar kata seorang pemerhati pendidikan, bahwa pandemi adalah peluang emas untuk mendongkrak penguatan pola pikir, pola prilaku, dan pola hidup setiap warga bangsa. Dan itu hanya bisa terjadi jika setiap individu punya karakter yang kuat, kompetensi yang memadai, dan kecerdesaan literasi yang baik. Bukan pribadi yang mudah termakan hoax. Pribadi yang menyadari, menemukan, dan mewujudkan fitrah dan takdir kehidupannya.</p>



<p></p>



<p>Siapakah dia? Mungkin seperti terminologi Budak Angon dalam budaya Indonesia, entrepreneur yang mampu membuka jutaan lapangan kerja, mungkin juga para ulama, cendikiawan, atau umaro yang bekerja dengan hati nurani, atau entah siapa pun yang mampu memanjat pohon kehidupannya. Menebarkan kebajikan bagi alam semesta. Menjadikan Islam sebagai <em>rahmatan lil&#8217;aalamin.</em></p>



<p></p>



<p>Dengan konteks itu, jika Islam hendak meraih kejayaannya, maka suka tidak suka kita harus memperkuat kemampuan literasi setiap individu dari umat Islam. Tanpa kemampuan literasi yang baik, tidak akan lahir indidividu-individu hebat. Di era informasi yang begitu melimpah, dibutuhkan kecerdasaan literasi untuk memilah mana informasi yang mencerahkan mana yang sekedar sampah. Dan kecerdasan literasi diharapkan akan mampu menjadi pemantik bagi lahirnya calon pemimpin umat Islam&nbsp; dimasa depan.&nbsp;</p>



<p>Semoga upaya kita untuk mau bersusah payah dalam membangun generasi unggul, berteguh dalam prinsip kebenaran, dan berjuang untuk kejayaan kembali peradaban Islam, dicatat sebagai &nbsp; ladang amal untuk kita semua,&nbsp; dan menjadi ijazah tersendiri dalam kemulian hidup kita. Insya Allah langkah-langkah kita bermanfaat bagi bangsa, negara, dan umat manusia. <a href="https://www.facebook.com/hashtag/catatanhk?__eep__=6&amp;__cft__[0]=AZX_Be2agAUaa3IILyHnxTCgfHOhiBv7LVd7XjokXJkRZAsKx-1l7FflKbipTssm4cdhFyfjlv00ustQFb8kzB6tOKo1o_1HgtkZsvsfcytfxED-19WNMXbYlf3oj1kGBgY&amp;__tn__=*NK-R">&nbsp;#catatanHK</a> </p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://agromediagroup.com/islam-dan-literasi/">Islam dan Literasi</a> appeared first on <a href="https://agromediagroup.com">Kelompok Agromedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awas Terlewat, Ada Patjar Merah di M-Bloc Hingga 18 Januari 2020</title>
		<link>https://agromediagroup.com/patjar-merah-di-m-bloc/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=patjar-merah-di-m-bloc</link>
					<comments>https://agromediagroup.com/patjar-merah-di-m-bloc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[adgroup]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2020 07:36:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[literasi buku]]></category>
		<category><![CDATA[m-bloc]]></category>
		<category><![CDATA[pameran buku]]></category>
		<category><![CDATA[patjar merah]]></category>
		<category><![CDATA[patjar merah kaget]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agromediagroup.com/?p=930</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ya, rasanya baru saja selesai digelar di Kota Lama, Semarang. Kini event pasar buku dan full obrolan dengan beragam “pakar” itu, kembali tergelar di Ibu Kota. Inilah Patjar Merah Kaget, yang sedang bersemangat dan giat menyebarkan diskusi-diskusi literasi dan edukasi seputar “membaca.” Berlokasi di area M-Bloc, Jakarta Selatan, event ini mulai sejak 8 Januari lalu, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://agromediagroup.com/patjar-merah-di-m-bloc/">Awas Terlewat, Ada Patjar Merah di M-Bloc Hingga 18 Januari 2020</a> appeared first on <a href="https://agromediagroup.com">Kelompok Agromedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Ya, rasanya baru saja selesai digelar di Kota
Lama, Semarang. Kini event pasar buku dan full obrolan dengan beragam “pakar”
itu, kembali tergelar di Ibu Kota. Inilah Patjar Merah Kaget, yang sedang
bersemangat dan giat menyebarkan diskusi-diskusi literasi dan edukasi seputar
“membaca.” </p>



<p>Berlokasi di area M-Bloc, Jakarta Selatan, event ini mulai sejak 8 Januari lalu, dan akan berakhir 18 Januari 2020. Event buku ini tergelar di area <em>creative hub </em>bersuasana <em>vintage,</em> lawas. Tepatnya bekas gedung Peruri yang dibangun 1950 ini bisa disulap dengan mempertahankan lawas dengan kombinasi <em>style</em> millenial. Sekadar catatan tempat nongkrong dan makan yang relatif baru bagi anak-anak muda, dalam dua bulan terakhir ini langsung <em>hype</em>.</p>



<p></p>



<p>Seperti yang diungkapkan, di akun Instagram @patjarmerah_id, kuota buku yang digelar tidak sebanyak dan sebesar patjarmerah saat berkeliling ke luar kota. Namun, tetap membawa buku-buku pilihan dan obrolan yang <em>fresh</em> seputar buku, konten kreator, dan dunia perbukuan di tengah era digitalisasi.</p>



<p></p>



<p>Sama dengan tiga event sebelumnya, Patjar Merah Kaget, tergelar dengan lokakarya, talkshow, dengan mengundang beberapa pembicara “langganan,” seperti Ivan Lanin, Trinity Traveler, Syahid Muhammad, Yusi Avianto Pareanom, dan banyak penulis, bertema besar “kami membaca”. </p>



<p></p>



<p>Diskusinya antara lain soal kolaborasi dan alih wahana, dari buku ke film, film ke buku, dan dari radio/televisi ke buku. Tema tersebut akan diulas oleh Trinity Traveler dan Venerdi Handoyo, pada 17 Januari 2020, pukul 19.00 &#8212; 21.00 WIB di M-Bloc.</p>



<p></p>



<p>Tema diskusi seputar traveling masih menjadi tema ramai dan menarik dibincangkan, termasuk bagaimana tip dan sharing pengalaman menghadapi “hal buruk dan tak terduga” yang mungkin akan terjadi. Tema lain yang tetap menarik adalah sharing menulis dan ekspresi menulis dari seorang psikiater, dr. Andreas Kurniawan Sp.K.J.</p>



<p></p>



<p>Jadwal obrolan seru lain seputar peluang berkarya dan membangun usaha rintisan di era digital, akan disampaikan Mutia Murwanti, client partner Facebook Indonesia. Bagi yang ingin belajar bermedia sosial di Instagram, tandai dan blok ya waktunya, 18 Januari 2020, pukul 16.00 &#8212; 18.00 WIB. </p>



<p></p>



<p>Nah, soal harga tanda masuk (HTM) ke Patjar Merah Kaget ini, bisa kamu peroleh dengan cara membeli sebuah buku untuk disumbangkan ke Rumah Baca, di Desa Boa, Rote, Nusa Tenggara Timur. </p>



<p></p>



<p><em>Gaes, </em>masih ada kesempatan empat hari, bagi kamu yang ingin berburu buku, mencari inspirasi, dan menemukan tema diskusi kesukaan, serta bersilaturahmi dengan pekerja buku. Jangan lupa bawa tas sendiri untuk menampung belanjaan buku-bukumu.</p>



<div style="height:100px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<p></p>



<p><strong>Lokasi </strong>Patjar Merah Kaget</p>



<iframe src="https://www.google.com/maps/embed?pb=!1m14!1m8!1m3!1d3966.2131223441684!2d106.78541786537626!3d-6.235614334879181!3m2!1i1024!2i768!4f13.1!3m3!1m2!1s0x0%3A0xeb36274ff05cf1f6!2sM%20Bloc%20Space!5e0!3m2!1sid!2sid!4v1578985144353!5m2!1sid!2sid" width="600" height="450" frameborder="0" style="border:0;" allowfullscreen=""></iframe>



<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B7BLgemA01W/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B7BLgemA01W/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> <div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;"> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div></div></div><div style="padding: 19% 0;"></div> <div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div><div style="padding-top: 8px;"> <div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div></div><div style="padding: 12.5% 0;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;"><div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div></div><div style="margin-left: 8px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div></div><div style="margin-left: auto;"> <div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div></div></div></a> <p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B7BLgemA01W/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank" rel="noopener noreferrer">• patjarmerah Kaget •⁣⁣ ⁣⁣ Sumpah! Kami sendiri dibuat kaget dengan antusiasme para patjarboekoe di Jakarta dengan kehadiran patjarmerah Kaget ini. Terima kasih banyak, ya, sudah menyambut kami dengan hangat di tengah cuaca Jakarta yang tak menentu ini. ⁣⁣ ⁣⁣ patjarmerah Kaget adalah pasar buku kaget yang digelar patjarmerah dalam perjalanannya ke lokasi berikut. Kami suka singgah dan menggelar pasarbuku dadakan selama kawan patjar di persinggahan memiliki semangat gotong royong yang sama untuk memeratakan akses terhadap literasi. Kali ini, pasar buku kaget kami adakan di @matalokal @mblocspace. ⁣ ⁣ Tentu saja karena ini sifatnya pasar kaget, jumlah buku yang kami bawa tidak sebanyak kalau kami menggelar pasar buku keliling kami. Kami memilih judul-judul yang kami bawa karena pertimbangan daya tampung. Namun, kami berharap ini tak mengurangi kesenangan kalian menemukan &#8216;harta karun&#8217; bacaan. Sebagian besar judul-judul itu sulit  atau bahkan tidak kalian temui di toko buku jaringan yang ada. Kami sengaja meminta para kawan penerbit kami yang baik hati menyediakannya untuk patjarmerah Kaget kali ini. ⁣⁣ ⁣⁣ Karena patjarmerah Kaget berlapak di M Bloc Space, maka kami beri tahukan kepada para patjarboekoe bahwa:⁣⁣ ⁣⁣ *  Semua transaksi di M Bloc Space bersifat nontunai alias cashless. Jadi bawa kartu debit, kartu kredit, atau gunakan aplikasi linkaja untuk pembayaran. ⁣⁣ ⁣⁣ * Seperti biasa, kami juga tidak menyediakan kantong plastik belanjaan. Silakan para patjarboekoe membawa sendiri tas belanja terbaik kalian atau bisa membeli di patjarmerah Kaget. ⁣⁣ ⁣⁣ * Kami juga meletakkan stoples coin a chance di meja kasir. Kalian bisa menyumbangkan uang koin kalian (berapa pun!) untuk membantu menyekolahkan adik-adik kita, kami dengan senang hati menampungnya. Let&#8217;s send more kids back to school!⁣⁣ ⁣⁣ Itu dulu kabar kejutan dari kami. Kami senang sekali kalau kalian mau menyebarkan berita ini ke siapa pun. Kami bahkan mendorong kalian untuk berani mengajak gebetan ke patjarmerah Kaget. Have we told you that we love you? We love you because you read books! ⁣⁣Sampai bertemu di M Bloc Space, patjarboekoe. ⁣⁣ #patjarmerahid⁣⁣ #patjarmerahkaget⁣⁣ #patjarmerahxmblocspace</a></p> <p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/patjarmerah_id/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> patjarmerah</a> (@patjarmerah_id) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-01-07T12:28:18+00:00">Jan 7, 2020 at 4:28am PST</time></p></div></blockquote>
<script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script>



<p></p>
<p>The post <a href="https://agromediagroup.com/patjar-merah-di-m-bloc/">Awas Terlewat, Ada Patjar Merah di M-Bloc Hingga 18 Januari 2020</a> appeared first on <a href="https://agromediagroup.com">Kelompok Agromedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agromediagroup.com/patjar-merah-di-m-bloc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berburu Ilmu dan Buku Murah di Pasar Buku “Patjar Merah” Jogjakarta﻿</title>
		<link>https://agromediagroup.com/berburu-ilmu-dan-buku-murah-di-pasar-buku-patjar-merah-jogjakarta%ef%bb%bf/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=berburu-ilmu-dan-buku-murah-di-pasar-buku-patjar-merah-jogjakarta%25ef%25bb%25bf</link>
					<comments>https://agromediagroup.com/berburu-ilmu-dan-buku-murah-di-pasar-buku-patjar-merah-jogjakarta%ef%bb%bf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[adgroup]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2019 09:36:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[jogjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[literasi buku]]></category>
		<category><![CDATA[pameran buku murah]]></category>
		<category><![CDATA[patjar merah]]></category>
		<category><![CDATA[pecinta buku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://agromediagroup.com/MLN2019/?p=597</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak agenda penting dari lintas generasi penulis, penerbit indie, penerbit mayor, dan para pelaku bisnis perbukuan yang bisa dijumpai dalam event Patjar Merah. Patjar Merah, tidak sekadar pameran buku murah dari berbagai genre kategori dan penerbit. Nampaknya pasar buku ini bernilai dan penting dalam upaya membuka akses baca agar mudah terjangkau oleh semua kalangan.&#160; Tempat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://agromediagroup.com/berburu-ilmu-dan-buku-murah-di-pasar-buku-patjar-merah-jogjakarta%ef%bb%bf/">Berburu Ilmu dan Buku Murah di Pasar Buku “Patjar Merah” Jogjakarta﻿</a> appeared first on <a href="https://agromediagroup.com">Kelompok Agromedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><br></p>



<p class="has-drop-cap">Banyak agenda penting dari lintas generasi
penulis, penerbit indie, penerbit mayor, dan para pelaku bisnis perbukuan yang
bisa dijumpai dalam <em>event </em>Patjar
Merah. Patjar Merah, tidak sekadar pameran buku murah dari berbagai genre
kategori dan penerbit. Nampaknya pasar buku ini bernilai dan penting dalam
upaya membuka akses baca agar mudah terjangkau oleh semua kalangan.&nbsp; </p>



<p>Tempat festival buku <a href="https://goo.gl/maps/3hWx4mRn1Y32">Patjar Merah</a> jauh dari keramaian Kota
Jogja. Dari dalam sebuah gudang mati, pasar buku murah dibuka pada 2 Maret 2019
lalu. Tepatnya di kawasan Gedong Kuning No. 118, Kotagede, Jogjakarta.&nbsp; </p>



<p>Berbagai obrolan yang dikemas dalam lokakarya
dan diskusi santai memenuhi jadwal festival buku murah. Setidaknya ada tiga
hingga empat agenda obrolan dalam setiap harinya. Dari Joko Pinurbo dan FX Rudi
Gunawan, yang berbagi ilmu berpuisi, hingga obrolan para komikus kota yang
hadir membawa tercerita. Dari Ibu Etu yang sharing meracik resep masakan,
hingga obrolan di ranah literasi digital seperti ebook, yang dibawakan Randy
Antony, dari Republik Media Kreatif Jakarta. </p>



<p>Sejumlah kreator dan penulis yang memeriahkan
Festival Patjar Merah. Di antaranya adalah Ivan Lanin (@ivanlanin), Alexander
Thian (@amrazing), Ria Papermoon (@riapapermoon), Trinity (@trinitiytraveler),
Windy Ariestanty (@windy_ariestanty), Joko Pinurbo, Adimas Imanuel
(@adimasnuel), @jennyjusuf, Max Lane, Syahid Muhammad (@iidmhd), Theoresia
Rumthe (@theoresia), Agus Mulyadi (@agusmagelangan), Tim Kisah Tanah Jawa
(@kisahtanahjawa), Irwan Bajang (@irwanbajang) dari Indie Book Corner
(@indiebookcorner), Cep Subhan (@cepsubhankm) dari Penerbit Circa
(@penerbitcirca), Reza Nufa (@rezanufa), dan lain-lain.</p>



<p>Sementara itu Windy Ariestanty, salah satu penggagas acara literasi ini mengatakan dalam Twitter-nya, <em>“Melihat orang terus berdatangan, seolah tak peduli dengan kondisi gudang, membuat harapan membesar. Bukan minat baca yang rendah, melainkan akses baca yang masih terbatas dan belum merata. Dan salah satu cara membuka akses baca agar terjangkau semua orang: harga buku murah.”</em></p>



<figure class="wp-block-image"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1000" height="668" src="http://agromediagroup.com/MLN2019/wp-content/uploads/2019/03/pengunjung-patjar-merah-2019.jpg" alt="pengunjung patjar merah " class="wp-image-600" srcset="https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2019/03/pengunjung-patjar-merah-2019.jpg 1000w, https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2019/03/pengunjung-patjar-merah-2019-300x200.jpg 300w, https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2019/03/pengunjung-patjar-merah-2019-768x513.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption>Pengunjung pasar buku murah Patjar Merah 2019 di Jogjakarta. | Foto: IG @patjarmerah_id </figcaption></figure>



<p>Seperti dilansir <a href="https://www.cnnindonesia.com/tv/20190307201821-407-375396/pasar-buku-murah-di-yogyakarta">cnnindonesia.com</a>,
lebih dari sepuluh ribu pengunjung mendatangi pameran buku Patjar Merah yang
berlangsung sejak 2 Maret &nbsp;2019 lalu. Jumlah
pengunjung nampaknya akan terus bertambah, karena adanya liburan panjang
menjelang akhir pekan ini. </p>



<p>Dalam catatan Windy, ada hal menarik lainnya, dalam
Patjar Merah menjadi tempat merekatkan para pembaca buku dan penulis. <em>“Saya senang melihat penulis &amp; pembaca
berbaur sambil belanja buku serta saling memberi rekomendasi. tidak ada
sekat:saya penulis-kamu pembaca. yang ada: para pencinta literasi,” </em>ucapnya
di akun Twitternya.</p>



<p>Bagi yang belum tahu asal-usul “Patjar Merah”,
gagasan nama “Patjar Merah” ini diambil dari buku Tan Malaka berjudul Patjar
Merah Indonesia. Di dalam buku tersebut ada tokoh yang bernama Patjar Merah yang
memiliki karakter pintar cerdik, pintar, dan suka membaca buku. </p>



<p>Nah, jika kamu bingung akhir pekan mau ke mana? Yuk, ajak teman, saudara, atau pacar-mu ke pameran buku ini.  Kapan lagi memborong buku-buku yang dibandrol murah mulai harga lima ribu rupiah. Festival buku murah ini akan ditutup 10 Maret 2019. Buruan <em>gaes </em>ke sana, berburu ilmu dan berburu buku di Patjar Merah. 🙂</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" width="1000" height="668" src="http://agromediagroup.com/MLN2019/wp-content/uploads/2019/03/patjar-merah-2019-atas.jpg" alt="patjar merah" class="wp-image-598" srcset="https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2019/03/patjar-merah-2019-atas.jpg 1000w, https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2019/03/patjar-merah-2019-atas-300x200.jpg 300w, https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2019/03/patjar-merah-2019-atas-768x513.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></figure>



<p>Foto dari Instagram @patjarmerah_id</p>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="668" src="http://agromediagroup.com/MLN2019/wp-content/uploads/2019/03/obrolan-di-patjar-merah-2019.jpg" alt="obrolan industri buku indie di patjar merah" class="wp-image-603" srcset="https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2019/03/obrolan-di-patjar-merah-2019.jpg 1000w, https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2019/03/obrolan-di-patjar-merah-2019-300x200.jpg 300w, https://agromediagroup.com/wp-content/uploads/2019/03/obrolan-di-patjar-merah-2019-768x513.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption>Obrolan industri buku indie di Patjar Merah. Foto @patjarmerah_id</figcaption></figure>
<p>The post <a href="https://agromediagroup.com/berburu-ilmu-dan-buku-murah-di-pasar-buku-patjar-merah-jogjakarta%ef%bb%bf/">Berburu Ilmu dan Buku Murah di Pasar Buku “Patjar Merah” Jogjakarta﻿</a> appeared first on <a href="https://agromediagroup.com">Kelompok Agromedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agromediagroup.com/berburu-ilmu-dan-buku-murah-di-pasar-buku-patjar-merah-jogjakarta%ef%bb%bf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
