|
Diskusi UU Deposit di Kelompok Agromedia |
|
|
|
|
Kamis, 15 Oktober 2009 |

Siang kemarin (Rabu, 14/10/09), kantor Kelompok Agromedia kedatangan
tamu perwakilan dari Perpustakaan Nasional. Mereka adalah Rudi
Hernanda, Haryono, Agum Gumelar, Erni Zulfan, dan lainnya. Selain untuk
bersilahturahmi, mereka bermaksud menyegarkan ingatan tentang
pentingnya pelestarian karya cetak dan karya rekam pada perwakilan 13
awak penerbit di bawah payung Kelompok Agromedia.
Upaya pelestarian karya cetak dan karya rekam menjadi salah satu
tanggungjawab negara. Dalam hal ini negara memberikan ruang
pendokumentasian berupa perpustakaan nasional.
Semua jenis terbitan dari setiap karya intelektual dan/atau artistik
yang dicetak dan digandakan dalam bentuk buku, majalah, surat kabar,
peta, brosur, dan sejenisnya yang diperuntukkan bagi umum wajib
diserahkan ke Perpustakaan Nasional RI. Demikian UU No 4 Tahun 1990
tersebut mengatur.
Itulah sepenggal inti presentasi Rudi Hernanda, dari Perpusnas. Rudi
menambahkan salah satu manfaat dari UU Deposit adalah menghimpun,
menyimpan, dan melestarikan hasil karya intelektual bangsa yang berupa
sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya dalam bentuk
karya cetak dan karya rekam.
Dalam UU Deposit juga menyebutkan sanksi bagi para wajib serah karya
cetak dan karya rekam yang tidak menyerahkan hasil karyanya dalam batas
waktu yang telah ditetapkan. Bagaimana dengan hasil karya terbitan
Anda, apakah sudah diserahkan ke Perpusnas?
Pada diskusi tersebut juga dibahas kendala proses pendokumentasian file
dari karya cetak dan rekam di Perpusnas. Kecukupan ruang simpan dan
pendokumentasi hardcopy dan softcopy serta katalog online sempat
menjadi topik yang seru dalam diskusi; mengingat kurangnya SDM di
Perpusnas dan UU Deposit belum mengurusi pendokumentasian secara
online. Namun, untuk ke depan Perpusnas sebagai pusat layanan
masyarakat memiliki cita-cita ke arah itu.
Pada kesempatan tersebut hadir juga Yayan Sopyan (Direktur Mediakita),
Fuad Izzudin (Manager Produksi Kelompok Agromedia), Tetty Yulia
(Pemimpin Redaksi Agromedia Pustaka), dan para redaktur serta editor di
Kelompok Agromedia.







Penyerahan cinderamata oleh Yayan Sopyan (Direktur Mediakita) mewakili Kelompok Agromedia ke Rudi Hernanda (Perpusnas).
|
|